Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Turis China yang Tenggelam di Pulau Kelor Labuan Bajo Ditemukan di Kedalaman 23 Meter!

Turis China yang Tenggelam di Pulau Kelor Labuan Bajo Ditemukan di Kedalaman 23 Meter

Waktu: 2026-08-04 16:42:39 Sumber: Juniki Penulis: Wisata Dibaca: 368x

Saat ditemukan, lanjut dia, jasad korban sudah bergerak ke arah palung. Diduga, jasad terbawa gelombang.

Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman mengatakan, pencarian dilakukan oleh tim penyelam gabungan dari Basarnas, P3Kom, dan Lanal Labuan Bajo.

"Korban ditemukan setelah pencarian selama kurang lebih setengah jam. Dia ditemukan pada jarak 0,21 neuticamile dari titik dinyatakan hilang," terang dia.

Sebelumnya diberitakan, dua turis asal China tenggelam saat berwisata di Pulau Kelor, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, pada Rabu (15/7/2026) siang.

Kedua korban yakni Guo Xingyu (29) dan Sha Gingyang (30). Keduanya dinyatakan meninggal dan sudah dibawa ke kamar mayat RSUD Komodo Labuan Bajo.

(Editor: Bisnis)

Konten Terkait
  • Pemuda Madiun Kabur Saat Tur Korsel, Ibunda Ditagih Rp 50 Juta
  • Janji Shin Tae-yong di Persija Demi Masa Depan Sepak Bola Indonesia
  • Denda untuk Coupang, Raksasa E-commerce di Korea Selatan, Picu Protes Washington
  • Untuk Pertama Kali, Sinar-X Berhasil Digunakan di Luar Angkasa
  • Batang Jadi Lokasi Akad Massal 62.000 KPR FLPP, Prabowo Bakal Hadir
  • Prabowo Sebut PT DSI Sudah Kelola Devisa Lebih dari 10,5 Miliar Dollar AS
  • Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah: Padahal Sudah Ikut Retret
  • Efisiensi dan Keamanan Jadi Prioritas Memilih Pemanas Air Listrik
Konten Rekomendasi
  • Bos Perusahaan Kirim Pesan Minta Maaf ke Istri Sebelum Akhiri Hidup di Hotel Jaksel
  • Bantah Main Judi Online, Camat Madiun Berdalih Rapat Paripurna Belum Dimulai
  • Peneror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Tak Sangka Pesannya Bikin Heboh, Kini Menyesal
  • Media Asing Soroti Kasus Febrie Adriansyah, Kredibilitas Antikorupsi Indonesia Dipertanyakan
  • Kabid Pasar Jadi Tersangka Pungli MCK Rp 80 Juta, Pemkot Bekasi Tak Beri Bantuan Hukum
  • Alasan Nama Bayi Muhammad MBG Subianto di Wonosobo Tak Bisa Dicantumkan di Akta Kelahiran