Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs MPLS Sekolah Rakyat, Mensos: Pastikan Aman-Nyaman, Tak Ada Perpeloncoan!

MPLS Sekolah Rakyat, Mensos: Pastikan Aman-Nyaman, Tak Ada Perpeloncoan

Waktu: 2026-09-19 06:03:28 Sumber: Juniki Penulis: Hiburan Dibaca: 537x

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menekankan kepada semua pihak untuk menciptakan suasana aman dan nyaman bagi seluruh siswa Sekolah Rakyat yang menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah . Dia pun menekankan agar tidak terjadi hal-hal yang dapat mencederai momen MPLS.

"Pastikan mereka aman dan nyaman, tidak ada perpeloncoan, tidak ada tindakan kekerasan, tidak ada hal-hal yang mencederai MPLS," kata Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Selasa .

Hal tersebut diungkapkan olehnya saat Rapat Koordinasi dengan seluruh Kepala Sekolah Rakyat secara daring di Kantor Kemensos, Jakarta, Senin . Turut hadir dalam rapat tersebut yakni Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono.

Menurutnya, suasana aman dan nyaman harus dibangun agar memudahkan para siswa beradaptasi dengan lingkungan baru. Termasuk untuk siswa lama yang beralih dari sekolah rintisan ke Sekolah Rakyat Permanen.

"Ini masa di mana kita harus punya kemampuan untuk beradaptasi dengan situasi dan kondisi yang baru baik untuk siswanya, penduduknya, maupun juga untuk tenaga kependidikan yang lain," jelasnya.

Lantaran itu, Gus Ipul berpesan kepada para kepala sekolah, guru, dan tenaga pendidik untuk melakukan pendampingan kepada siswa dengan hati dan penuh empati.

"Kuatkan mereka, dampingi dengan penuh empati dan untuk itu bapak-ibu sekalian saya berharap, kita berhasil menciptakan kondisi mereka betah di Sekolah Rakyat," ujarnya.

Selain itu, Gus Ipul juga berpesan untuk memastikan kebutuhan siswa tercukupi dengan baik serta belajar dari pengalaman tahun lalu. Mengingat di bulan pertama dan kedua adalah masa yang paling banyak tantangannya.

"Belajar dari tahun yang lalu banyak sekali tantangannya. Ada yang tidak betah, ada yang rindu orang tua, hadapi itu semua dengan baik. Mereka akan jadi anak-anak yang bisa mengikuti pembelajaran dengan baik," katanya.

Gus Ipul juga menyampaikan untuk menjaga dan merawat dengan baik gedung serta sarana dan prasarana pada Sekolah Rakyat Permanen. Menurutnya itu adalah simbol keberpihakan negara kepada yang membutuhkan.

Kepada seluruh Kepala Sekolah Rakyat, Gus Ipul juga mengajak untuk menciptakan suasana kedisiplinan secara terukur, terencana dan diimplementasikan dengan baik dimulai dengan menjaga kebersihan lingkungan. Sehingga ketika memasuki Sekolah Rakyat dapat langsung terlihat kedisiplinan dan pendidikan karakter.

"Maka itu rawat dengan baik karena itu dibangun dengan menggunakan uang rakyat. Dan itu adalah persembahan Presiden Prabowo untuk keluarga yang paling tidak mampu," pesannya.

Sebagai informasi tambahan, sebanyak 101 Sekolah Rakyat akan melaksanakan MPLS secara bertahap dengan pembagian empat gelombang. Yakni 19 Sekolah Rakyat Permanen gelombang I pada 14 Juli, 63 Sekolah Rakyat Permanen gelombang Il pada 31 Juli, 8 Sekolah Rakyat rintisan Jabodetabek pada 15 Agustus, dan 11 Sekolah Rakyat permanen gelombang IV pada 31 Agustus.

Lihat juga Video: Suasana MPLS Murid Berkebutuhan Khusus di SLBN A Pajajaran

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Bisnis)

Konten Terkait
  • Mensos Minta Program Kemensos Lebih Terintegrasi hingga Berbasis Data
  • Kejagung Siap Disupervisi KPK dalam Menangani Kasus Febrie Adriansyah
  • Anggota DPR Usul Refocusing MBG: Prioritaskan Balita hingga SMP, Evaluasi Siswa SMA
  • Pesan Vicente del Bosque dan Andres Iniesta Jelang Spanyol Vs Argentina
  • MPR RI Gelar Sarasehan Kedua Bahas Obligasi Daerah di Pekanbaru
  • Prabowo: Kita Ditakut-takuti dengan Rapor Jelek dari Global Rating Agency
  • 5 Shio Paling Pintar Menurut Astrologi Tiongkok, Ada Kamu?
  • Polres Kebumen Minta Warga yang Kehilangan Anggota Keluarga Segera Lapor, Ini Ciri-ciri Perempuan yang Ditemukan di Sungai Lukulo
Konten Rekomendasi
  • WNI yang Kabur Tak Pamit Berangkat Korsel, Ibu Bingung Didatangi Pihak Travel
  • MUI Hormati Putusan MK Soal Izin Tambang Tak Boleh Penunjukan Langsung
  • Hadapi Kekeringan Dampak El Nino, Cak Imin Singgung Pola Irigasi dan Kesehatan
  • Trump Sebut Bakal Beri Tarif ke Kanada Gara-gara Asap Kebakaran Hutan
  • Kantor Kemenag Wonogiri Siapkan Draf Penutupan Ponpes Manjung
  • WNI Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Armenia, Terduga Pelaku Juga WNI