Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Cak Imin Puji Sekjen Golkar Berani Kritik NU: Kita Sama-sama Tak Ingin NU Salah Jalan!

Cak Imin Puji Sekjen Golkar Berani Kritik NU: Kita Sama-sama Tak Ingin NU Salah Jalan

Waktu: 2026-08-04 16:39:24 Sumber: Juniki Penulis: Teknologi Dibaca: 341x

Cak Imin mengatakan, dirinya dan Sarmuji sama-sama berasal dari kalangan NU serta memiliki keinginan agar organisasi tersebut tetap berada di jalur yang benar.

"Jadi sama, saya dan Pak Sarmuji sama-sama orang NU yang tidak ingin NU salah jalan," ujarnya.

Ia kemudian berkelakar bahwa tidak banyak politisi yang berani menyampaikan kritik.

"Ini agak aneh, ya Politisi yang mengkritik itu ada. Tapi oke, kita inginnya yang terbaik," ucapnya.

Sebelumnya, Cak Imin menyatakan PBNU membutuhkan pemimpin baru yang lebih segar menjelang Muktamar NU.

"Ya pemimpin yang baru. Saat ini butuh pemimpin baru yang fresh," ujar Cak Imin saat ditemui di Kemang, Jakarta, Minggu (12/7/2026).

"Karena yang lama sudah lima tahun enggak ada perubahan," kata dia lagi.

Cak Imin dan Sekjen Golkar kritik NU

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar M Sarmuji sebelumnya juga menyampaikan pandangannya mengenai posisi NU, dalam diskusi bertajuk Bincang-bincang Menjelang Muktamar NU: NU Masa Depan dan Masa Depan NU di Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Sarmuji menilai NU sebaiknya lebih berperan sebagai kekuatan civil society yang memberi nasihat kepada negara, bukan terjebak dalam politik praktis.

"Maka dibutuhkan betul organisasi seperti NU yang bisa menasihati negara supaya tetap dalam track yang benar dengan cara yang lebih bisa diterima. NU tidak perlu sibuk siapa yang menang pemilu dan siapa yang menang pilpres.

NU tidak perlu khawatir tidak dapat berkat politik karena justru NU makin diperhitungkan kalau bermain di politik besar," ujar Sarmuji.

Ia juga berharap NU mengurangi keterlibatannya dalam "politik kecil" dan memperkuat peran dalam "politik besar" yang berorientasi pada kepentingan bangsa.

"Suka atau tidak suka, NU itu lekat dengan politik, sangat lekat.Tetapi, sebagai orang NU yang tidak berada di partai yang identik dengan NU, saya berharap kelekatan NU dengan politik kecil itu dikurangi, sebaliknya keterlibatan NU di politik besar harus makin diperkuat," tutur Sarmuji.

(Editor: Hiburan)

Konten Terkait
  • Kemeriahan Pelajar dan Emak-emak Sambut Kedatangan Prabowo di Malang
  • Daftar Lengkap 18 Rute BRT Bandung Raya, Konstruksi Jalur Khusus Bus Segera Dimulai
  • 58 Gerai Kopdes di Banyumas Berdiri di Atas Lahan Sawah Dilindungi
  • Cabai Habanero Lokal Pertama Indonesia, Lebih Pedas dari Rawit
  • Cerita Ibunda yang Kena Dampak Pemuda Madiun Kabur Saat Tur di Korsel
  • Amerika Latin Bersatu Dukung Spanyol, Tuding Argentina Anak Emas FIFA
  • BRIN: Papua Jadi Pusat Keanekaragaman Hayati Indonesia, Simpan Ribuan Spesies Endemik
  • Dari Rocafonda ke Final Piala Dunia 2026, Nama Lamine Yamal Simpan Kisah Haru
Konten Rekomendasi
  • Kapolda Sumsel Tinjau Pengamanan 3 Lokasi Kunker Wapres di Palembang
  • MBG Kembali Berjalan, Harga Daging Ayam dan Telur di Mojokerto Terkerek Naik
  • Kuda Nil Moo Deng Ramal Final Piala Dunia 2026, Siapa yang Lolos?
  • KPK Geledah Rumah Bupati Sukoharjo Etik hingga Kadis PU, Sita Sejumlah Dokumen
  • Asosiasi Desa Harap KDKMP Bisa Bangun Produktivitas-Genjot Ekonomi Warga
  • Trump Ingin AS Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Sendiri, Bisa Bareng China Juga