Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Cak Imin Puji Sekjen Golkar Berani Kritik NU: Kita Sama-sama Tak Ingin NU Salah Jalan!

Cak Imin Puji Sekjen Golkar Berani Kritik NU: Kita Sama-sama Tak Ingin NU Salah Jalan

Waktu: 2026-09-19 06:12:31 Sumber: Juniki Penulis: Teknologi Dibaca: 341x

Cak Imin mengatakan, dirinya dan Sarmuji sama-sama berasal dari kalangan NU serta memiliki keinginan agar organisasi tersebut tetap berada di jalur yang benar.

"Jadi sama, saya dan Pak Sarmuji sama-sama orang NU yang tidak ingin NU salah jalan," ujarnya.

Ia kemudian berkelakar bahwa tidak banyak politisi yang berani menyampaikan kritik.

"Ini agak aneh, ya Politisi yang mengkritik itu ada. Tapi oke, kita inginnya yang terbaik," ucapnya.

Sebelumnya, Cak Imin menyatakan PBNU membutuhkan pemimpin baru yang lebih segar menjelang Muktamar NU.

"Ya pemimpin yang baru. Saat ini butuh pemimpin baru yang fresh," ujar Cak Imin saat ditemui di Kemang, Jakarta, Minggu (12/7/2026).

"Karena yang lama sudah lima tahun enggak ada perubahan," kata dia lagi.

Cak Imin dan Sekjen Golkar kritik NU

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar M Sarmuji sebelumnya juga menyampaikan pandangannya mengenai posisi NU, dalam diskusi bertajuk Bincang-bincang Menjelang Muktamar NU: NU Masa Depan dan Masa Depan NU di Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Sarmuji menilai NU sebaiknya lebih berperan sebagai kekuatan civil society yang memberi nasihat kepada negara, bukan terjebak dalam politik praktis.

"Maka dibutuhkan betul organisasi seperti NU yang bisa menasihati negara supaya tetap dalam track yang benar dengan cara yang lebih bisa diterima. NU tidak perlu sibuk siapa yang menang pemilu dan siapa yang menang pilpres.

NU tidak perlu khawatir tidak dapat berkat politik karena justru NU makin diperhitungkan kalau bermain di politik besar," ujar Sarmuji.

Ia juga berharap NU mengurangi keterlibatannya dalam "politik kecil" dan memperkuat peran dalam "politik besar" yang berorientasi pada kepentingan bangsa.

"Suka atau tidak suka, NU itu lekat dengan politik, sangat lekat.Tetapi, sebagai orang NU yang tidak berada di partai yang identik dengan NU, saya berharap kelekatan NU dengan politik kecil itu dikurangi, sebaliknya keterlibatan NU di politik besar harus makin diperkuat," tutur Sarmuji.

(Editor: Berita)

Konten Terkait
  • Kabut Asap Bayangi Final Piala Dunia, Udara New York Sangat Tidak Sehat
  • Terungkap Modus Dugaan Penipuan Berkedok Tes TOEFL Saat MPLS di Yogyakarta, Begini Duduk Perkaranya
  • Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal
  • Prediksi Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 Versi Superkomputer Opta, Berapa Perkiraan Skornya?
  • Lewat Vicon, Prabowo Minta Maaf Tak Hadiri Langsung Groundbreaking Abadi Masela
  • Sopir Xenia Tabrak 4 Motor hingga 3 Orang Luka di Pondok Gede Diamankan
  • Kekeringan Melanda Tenjo Bogor, Warga Terpaksa Gunakan Air Kali untuk Mandi dan Mencuci
  • Korban Galodo Padang Khawatir Huntap Jauh dari Sawah: Kalau Jauh, Biaya Bensin Bertambah
Konten Rekomendasi
  • Jawab Tantangan Tumbuh Kembang Anak dengan Kolaborasi Lintas Ahli
  • Prabowo Rapat Bareng Luhut dkk di Hambalang, Update Ekonomi Nasional-GovTech
  • Prabowo: Pemimpin yang Anjurkan Bakar-bakar, Itu Pemimpin Pengkhianat!
  • Herdman Sebut Ujian Terberat Timnas Indonesia di Piala AFF
  • Hotman Paris Heran Tan Kian Belum Jadi Tersangka, padahal Diduga Beri Suap
  • Asap Kebakaran Hutan di Kanada dan Minnesota Selimuti Washington DC