Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Serangan AS Tewaskan 30 Warga Sipil Iran dan 7 Tentara!

Serangan AS Tewaskan 30 Warga Sipil Iran dan 7 Tentara

Waktu: 2026-09-19 06:13:43 Sumber: Juniki Penulis: Olahraga Dibaca: 268x

Tujuh tentara Iran dilaporkan tewas setelah serangan rudal Amerika Serikat menghantam sebuah barak militer di kota Bampur, dekat kota Iranshahr, tenggara Iran, pada Rabu dini hari waktu setempat. Sementara itu, lebih dari 30 warga sipil Iran tewas dalam serangan AS baru-baru ini di seluruh wilayah selatan negara itu.

Dilansir kantor berita AFP, Rabu , menurut pernyataan dari Angkatan Darat Iran yang dilaporkan oleh kantor berita Iran, IRNA, 13 rudal menghantam barak tersebut, menargetkan fasilitas akomodasi, wisma tamu, dan pos penjagaan dalam "upaya untuk menimbulkan banyak korban."

Secara terpisah, juru bicara pemerintah Iran, Fatemeh Mohajerani menuliskan di media sosial X, bahwa lebih dari 30 warga sipil telah tewas dalam rentetan serangan AS yang menargetkan wilayah selatan negara itu dalam beberapa hari terakhir.

"Dalam serangan baru-baru ini di bagian selatan negara itu, lebih dari 30 warga sipil kehilangan nyawa mereka," tulis Mohajerani, tanpa memberikan detail lebih lanjut.

Pasukan AS telah kembali melakukan serangan terhadap Iran dan memberlakukan kembali blokade angkatan laut di pelabuhan-pelabuhan negara itu.

Gencatan senjata rapuh pada 17 Juni antara kedua pihak telah runtuh, dengan fokusnya pada kendali atas Selat Hormuz.

Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada Fox News pada hari Selasa , bahwa ia akan memperluas serangan AS terhadap Iran minggu depan untuk menargetkan pembangkit listrik dan jembatan, jika Teheran tidak membuat kesepakatan.

Iran Bersumpah Akan Membalas

Meskipun skala serangannya besar, militer Iran mengatakan langkah-langkah pertahanan pasif telah membantu membatasi jumlah korban tewas. Militer Iran menyebutkan bahwa tujuh tentara yang tewas adalah anggota Brigade Iranshahr ke-388, sementara beberapa lainnya terluka dan sedang menerima perawatan medis.

Militer Iran mengutuk "serangan pengecut" terhadap fasilitas akomodasi militer dan bersumpah akan membalas.

"Pembalasan atas darah suci para martir ini pasti dan akan segera terjadi, dan Tentara Republik Islam Iran, dengan bantuan Tuhan dan dukungan dari angkatan bersenjata lainnya, akan memberikan respons yang tegas terhadap tindakan agresif musuh Amerika ini," kata militer Iran, dilansir Turkiye Today, Rabu .

Serangan terbaru ini terjadi ketika ketegangan antara Washington dan Teheran terus meningkat terkait Selat Hormuz. Kedua pihak saling serang meskipun ada Nota Kesepahaman Islamabad yang dimediasi Pakistan, yang bertujuan untuk mengakhiri konflik.

Simak juga Video Ditanya Sampai Kapan Serang Iran, Trump: Lanjut Hingga Kubilang Cukup

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Otomotif)

Konten Terkait
  • Prediksi Line Up Spanyol vs Argentina, Duel Yamal Lawan Messi
  • Prabowo: Lebih dari 108 Masalah Diselesaikan dalam 18 Bulan, Ini Prestasi
  • DKI Mulai Tutup 2 Zona Aktif Bantargebang, Open Dumping Dihentikan Bertahap
  • Polisi Bakar 22 Rakit Tambang Emas Ilegal di Kuansing Riau
  • Pemeriksaan Setempat, Muncul Bangunan Baru di Lahan Rumah yang Dirobohkan Wanita di Surabaya
  • Dukung Implementasi KDKMP, Kemendagri-Pemda Perkuat Verifikasi & Validasi
  • Polisi: Tak Ada Keterlibatan Pihak Lain soal Bos Perusahaan Tewas di St Regis
  • Trump Kenakan Tarif Dagang Baru pada Kanada, Ottawa Siapkan Balasan
Konten Rekomendasi
  • RUU Daerah Kepulauan Bakal Koreksi Pembangunan Berorientasi Daratan
  • ART di Tulungagung Curi Emas Majikan Senilai Rp 20 Juta, Tak Ditahan karena Menyusui
  • PNS Pemkab Bogor Tersangka Korupsi Proyek RSUD, Negara Rugi Rp 9 M
  • NIB Wajib bagi Pedagang E-commerce, Kemendag Tegaskan Tak Otomatis Kena Pajak
  • Duduk Perkara Bentrok Kelompok Bermotor dengan Warga di Makassar, Dipicu Dugaan Balap Liar
  • Polisi Ungkap Tersangka Sempat Bertanya ke AI Usai Buat ASN BPN Nias Tewas Jatuh dari Apartemen Medan